Jakarta: Sekitar 200-an pelajar berdemonstrasi dengan berjalan kaki dari Bundaran Hotel Indonesia hingga ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (5/1) siang. Mereka menuntut Departemen Pendidikan Nasional meniadakan ujian nasional yang jatuh sekitar Maret
Liputan6.com, Jakarta: Sekitar 200-an pelajar berdemonstrasi dengan berjalan kaki dari Bundaran Hotel Indonesia hingga ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (5/1) siang. Mereka menuntut Departemen Pendidikan Nasional meniadakan ujian nasional yang jatuh sekitar Maret mendatang.
Para pelajar menilai ujian nasional hanyalah proyek yang menguntungkan pihak-pihak tertentu. Mereka mengancam akan memboikot ujian nasional jika tetap digelar. Selain itu, keputusan pemerintah untuk tetap melaksanakan ujian nasional juga dinilai melanggar undang-undang. Pasalnya, Mahkamah Agung telah mengeluarkan keputusan agar ujian nasional ditinjauulang [baca: Mahkamah Agung Larang Ujian Nasional].
Namun, Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh tetap bersikukuh. Alasannya, ujian nasional masih dianggap sebagai salah satu mode yang bisa mengukur kemampuan siswa. Pemerintah tetap akan menggelar ujian nasional di tahun ini dan seterusnya. Apalagi, Depdiknas hingga kini belum menerima putusan Makamah Agung tentang pemberhentian ujian nasional [baca: Soal UN, Depdiknas Jalan Terus].(BOG/AYB)
|